Kajian Kitab Jual-Beli (bagian ke-2)

senin malam 14 Oktober 2002 di Masjid At-Taqwa…

Al Imam Al Mawardi didalam kitab Al-Hawil Kabir menyebutkan bahwa mata pencaharian manuasia di atas bumi ini terbagi menjadi 3 macam yaitu perdagangan, pertanian, hasil usaha dari sebuah kepandaian. Ditambahkan juga oleh ulama lainnya bahwa profesi ke-empat yaitu sebagai pegawai.

Sebagai salah satu mata pencaharian yang banyak dilakoni oleh umat Islam, adalah selayaknya kita mengetahui hukum-hukum yang berkaitan dengannya. Setelah kajian sesi pertama yang telah sampai pada pembahasan mengenai jual beli yang terlarang. Selajutnya Al-Ustadz Rohimahulloh membahas diantaranya mengenai profesi mana yang lebih afdhol diantara ke empat mata pencaharian diatas.

Selanjutnya silahkan simak kajian lanjutan bersama Al-Ustadz Armen Halom Naro, Lc Rohimahulloh

atau juga bisa download disini

Kajian Kitab Jual-Beli

…senin malam, 22 Juli 2002 di Masjid At-Taqwa.

Diantara perkara muamalah yang disyariatkan di dalam Islam adalah Jual-Beli. Jual-Beli adalah salah satu perkara yang Allah Jalla Wa ‘Ala firmankan di dalam Kitab-Nya, dan juga di dalam Sunnah Rosululloh ‘Alaihi Sholatu Wassalam. Dan kita dapatkan bahwa kebanyakan dari para Sohabat, Tabi’ien kemudian para ulama kita juga berprofesi sebagai pedagang.

Siapapun kita nyaris tidak bisa terlepas dari perkara Jual-Beli, minimal kita ada diposisi sebagai pembeli. Oleh karena itu perkara ini sudah diatur didalam Agama kita yang mulia sehingga wajib bagi kita untuk mengetahui hukum-hukum didalam perkara ini agar kita tidak terjatuh kedala perkara yang diharamkan syariat sedangkan kita tidak mengetahuinya.

Mudah-mudahan kajian berikut dapat memberikan kepada kita faedah yang dengannya kita bisa menempuh jalan yang benar serta terhindar dari perkara yang haram. Kita berharap juga dengan banyaknya faedah yang antum dapat dari kajian ini, Allah Subhanahu Jalla Wa ‘Ala tambahkan pahala kepada Al-Ustadz Rohimahulloh.

Atau antum bisa juga download disini

Bekal untuk Ramadhan dan Sesudahnya

senin malam di Masjid At-Taqwa, Kompleks PT. RAPP

…dibalik setiap ibadah yang telah ditetapkan oleh Allah Azza Wa Jalla tentu ada hikmah yang dapat dipetik oleh seorang muslim, ada pula pelajaran yang diperoleh dari aktivitas ibadah tersebut, karena satu ibadah mempunyai ikatan dengan ibadah lainnya, sebagaimana melakukan kebaikan tentu melahirkan kebaikan lainnya.

Dalam bulan Ramadhan banyak rangkaian ibadah yang dikerjakan oleh seorang muslim, dari rangkaian diharapkan ia dapat banyak belajar untuk bekal bulan-bulan berikutnya…
(dari mukadimah kitab Bersemilah Ramadhan karya Al-Ustadz Armen Halim Naro ,Lc Rahimahullah)

Simak kajian seputar permasalah Ramadhan bersama Al-Ustadz Rahimahullah, atau silahkan download disini

untuk sesi tanya-jawab yang bisa antum simak, atau juga bisa download disini

Adab Al-Mufrod, Bab Berbuat Baik dengan Tetangga

berbagiDidalam kitabnya Sohih Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits yang sanadnya sampai kepada Aisyah Rodhiyallohu ‘anha bahwa Rosululloh Sholalohu ‘alaihi wassalam bersabda:”Senantiasa sering Jibril mewasiatkan kepada saya untuk berbuat baik terhadap tetangga, sampai-sampai saya mengira akan turun wahyu yang menerangkan bahwasanya tetangga mewakili hak waris”.

Lihatlah wahai kaum muslimin! Islam yang kita anut ini telah mengajarkan untuk senantiasa menjaga hak-hak dan berbuat baik terhadap tetangga kita baik yang ada hubungan kekeluargaan maupun yang tidak ada hubungan kekeluargaan.

Perhatikanlah wahai saudara-saudaraku! Dimanakah kita ketika tetangga kita merintih karena menahan lapar karena tak ada yang bisa dimakan? sudahkah kita berbagi kepada mereka ketika istri kita memasak yang bau harumnya masuk keruang-ruang mereka?

Dengarkanlah petuah nabi kita yang mulia, bahwasanya ini adalah bagian dari kesempurnaan iman. Didalam kitabnya Sohih Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits yang sanadnya sampai kepada Syuraih Al-Khuza’i Rodhiyallohu ‘anhu bahwasanya berliau Sholalohu ‘alaihi wassalambersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia berbuat baik terhadap tetangganya. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamu. Dan Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia berkata yang baik atau diam”

Ambilah contoh dari pendahulu kita yang sholeh, bagaimana pergaulan mereka dengan tetangganya sampaipun bertetangga dengan orang-orang non-muslim.

Simak kajian berikut, dan ambil faedahnya atau silahkan download disini

Dalam kajian ini juga ada sesi Tanya-Jawab, silahkan simak langsung atau download disini

Adab Al-Mufrod, Bab Silaturrohim

Umumnya sebagian kita memahami bahwa silaturrohim adalah kunjung-mengunjungi dan hal-hal semacamya…akan tetapi makna silaturrohim yang diinginkan oleh Allah dan Rosul-Nya adalah lebih dari itu.

Dari Abu Hurairoh Radhiyallohu ‘anhu, dia berkata :” Sesungguhnya Allah Ta’ala menciptakan makhluk, sampai tatkala Allah Ta’ala selesai menciptakan makhluk, berdirilah rohim dan berkata ini adalah tempat seseorang berlindung denganmu wahai Rabb dari orang-orang yang memutus silaturrohim. Allah Ta’ala menjawab, “Ya, Ridhokah engkau Aku menyambung orang yang menyambung silarrohim dan relakah engkau Aku memutus orang yang memutus silarrohim”. Rohim berkata, “Benar, saya setuju dan saya rela”. Allah Ta’ala berkata,”Itu adalah untukmu”.

Dengan demikian barangsiapa yang senantiasa menyambung silaturrohim dengan sanak keluarganya, maka Allah senantiasa menyambung dengan kasih sayang dan rahmat-Nya, begitu juga sebaliknya orang yang meutus silaturrohim, maka Allah akan memutus dengan orang tersebut.

Simak kajian berikut, atau silahkan download disini

Dalam kajian ini juga ada sesi Tanya-Jawab, silahkan simak langsung atau download disini

Adabul Mufrod, Akhlak Terhadap Orangtua

Malam ini ada yang istimewa… Alhamdulillah pada malam ini telah “terlahir kembali” seorang mualaf yang baru mengikrarkan syahadat. Oleh karena itu ada beberapa nasihat penting yang ditujukan khususnya untuk saudara muslim yang baru masuk Islam dan umumnya untuk kaum muslimin. Diantara nasihat tersebut:

1. Seseorang yang telah masuk Islam maka dia adalah saudara bagi Muslim lainnya, maka hendaknya kita menunaikan hak-haknya.
2. Hendaknya setiap muslim berhati-hati dengan hal-hal yang dapat merusak dan membatalkan syahadatnya, diantara menghindari perbuatan syirik.
3. Hendaknya tetap berbuat baik terhadap orang tua walaupun orang tua masih dalam keadaan kafir.

Alangkah besarnya jasa orang tua dan tidak mungkin seorang anak akan bisa membalasnya, sebagaimana sebuah dalam sebuah hadits/atsar diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari, suatu ketika Ibnu Umar Radhiyallohu ‘anhu pernah melihat seorang lelaki dari Yaman Thawwaf mengelilingi ka’bah sambil menggendong ibunya, sambil bersyair “saya adalah onta ibu saya ini yang tunduk dan patuh kepadanya…” kemudian dia berkata kepada Ibnu Umar Radhiyallohu ‘anhu,“Bagaimana menurutmu, apakah saya sudah membalas jasa ibu saya ini?”. Ibnu Umar Radhiyallohu ‘anhu berkata “Tidak, bahkan serambut saja tidak sampai”.

Simak kajian dan untaian nasihat berikut, atau silahkan download disini

Dalam kajian ini juga ada sesi Tanya-Jawab, silahkan simak langsung atau download disini

Adab Al-Mufrod, Kasih Sayang Terhadap Anak

Masjid At-Taqwa, senin malam 22 April 2002….

Didalam Kitab Sohih Al-Bukhari, beliau meriwayatkan sebuah hadits “Sesungguhnya Allah Ta’ala menjadikan rahmat itu dalam 99 bagian, lalu Allah menahan/menyimpan ke-99 rahmat ini disisi-Nya. Dan Allah jadikan satu bagian rahmat ini untuk dibumi. Dengan satu bagian inilah makhluk itu saling berkasih sayang. Sampai-sampai seekor kuda mengangkat kakinya takut kalau-kalau menginjak anaknya”. Inilah salah-satu bentuk rahmat Allah yang dibagi-bagikan kepada makhluk-Nya.

Diantara rahmat yang diberikan Allah kepada manusia adalah kasih sayang terhadap anak. Dan diantara keutamaan mempunyai anak perempuan adalah diantaranya sebagai perisai terhadap api neraka, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari “Barangsiapa mempunyai tiga orang anak perempuan dan bersabar atasnya dan mencukupinya maka anaknya akan menjadi penghalang dari api neraka”.

Simak kajian berikut, atau silahkan download disini

dalam kajian ini juga terdapat sesi tanya-jawab yang bisa antum simak, atau juga bisa download disini